-->
Info : 1. Kepada para siswa/i SMKN 1 Sukabumi, diharapkan secepatnya mengirimkan tugas yang Bp tugaskan ...2. Jika para siswa/i telah mengumpulkan tugas baik berupa makalah, e-mail maupun web tetapi belum terdapat namanya di blog ini, harap secepatnya konfirmasi ke Bp ...3. Kepada mahasiswa UMMI, IMWI dan STT Nusa Putra, diharapkan mendownload bahan u'presentasi sebagai bahan UAS ...4. Tugas -tugas yang telah Bp berikan diharapkan segera dikumpulkan (Mahasiswa UMMI, STT Nusa Putra, IMWI) ...5. Nilai Ujikom KKPI tahun 2014-2015 dapat dilihat di menu download, siswa .....6. Bimbingan skripsi untuk mahasiswa Univ. Nusa Putra kleas reguler setiap hari rabu, karyawan sabtu sabtu ba'da dzuhur dan AIS hari minggu ba'da dzuhur ...terima Kasih
1 2 3 4 5

Tips di fase bimbingan dengan dosen pembimbing

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mahasiswa pada saat bimbingan menuju persetujuan sidang.  Hal ini penting diperhatihan mahasiswa agar mereka dapat mendapat bimbingan yang maksimal sehingga mereka siap pada sidang nantinya. 
Berikut tips yang saya berikan, mudah-mudahan dapat membantu.

      1.          1.  Pilih dosen pembimbing sesuai dengan tema yang dipilih
Untuk kajian keilmuan dosen lebih spesifik dalam keilmuannya dari pada guru, hal ini dapat dimaklumi karena semakin tinggi level pendidikan S1,S2, S3 semakin mengkerucut pula kajian ilmunya.  Ini dapat diartikan bahwa setiap dosen memiliki kepakaran dalam bidang tertentu, misalnya saja Ilmu Komputer dengan konsentrasi data mining, softcomputing, biometric.  Dengan konsentrasi ini dosen bersangkutan memahami betul bagaimana algortima-algoritma yang terdapat dalam data mining, bagaimana menerapakannya serta dibidang- bidang apa saja menerapakan konsep tersebut.  lain halnya jika seorang dosen dengan konsentrasi biometrics, hal ini merupakan kajian keilmuan dalam memanfaatkan indra dalam manusia agar dapat diterapkan dilapangan dengan perhitungan komputasi.  Sebagai contoh sidik jari yang digunakan tim gegada untuk melacak pelaku pembom disuatu tempat dengan bantuan ahli IT biometrics tentunya.  Jadi hendaknya mahasiswa dapat dengan cermat dan bijak memilih dosen pembimbingnya bukan karena factor suka maupun tidak suka.
      2.          2.  Pilih dosen yang mempunyai cukup waktu untuk anda
Dosen adalah profesi mulia yang menuntut kepakaran dan keprofesionalan didalamnya, betapa tidak banyak dosen yang hanya mengejar SKS semata untuk menambah income atau menambah income dengan proyek pengabdian masyarakat dengan bantuan pemerintah maupun swasta.  Jika anda mendapat dosen yang super sibuk dengan kedua hal tersebut (sibuk SKS dan proyek), maka dapat dipastikan proses bimbinganpun kurang begitu maksimal.  Terkadang antara dosen dengan mahasiswa sudah terjadi kesepakatan untuk bertemu, tetapi karena kesibukan dosen pada saatnya maka bimbingan dapat dibatalkan.  Tetapi jika anda memilih dosen yang cukup waktunya dalam membimbing anda, maka saya pastikan anda akan cepat selesai dalam penelitiannya dibandingkan dengan mendapat dosen yang super sibuk.  Bahkan dosen tersebut dikarenakan waktunya cukup memadai, dapat memberikan masukan-masukan yang mungkin dari biasayanya.  Misalnya waktu bimbingan hanya 2 jam, tetapi terkadang jika mahasiswa mengajak dosen tersebut untuk sedikit membahas penelitian dosen tersebut tidak sungkan untuk memberikan masukan meskipun sambil makan di kantin.

      3.         3.  Kelebihan dan kekurangan dosen senior dan dosen junior
Dosen senior dengan dosen junior yang membedakan hanya pada pengalaman yang dilaluinya. Semakin banyak dosen tersebut membimbing mahasiswanya, maka pengetahuannya pun semakit banyak yang dapat ditularkan pada mahasiswa bimbingannya.  Terkadang ilmu diperoleh dari mahasiswa bimbingannya, hal ini bias dimaklumi karena seseuai dengan sabda Rasullah SAW “bahwa barangsiapa mengajarkan ilmu pada oranglain, maka akan bertambah dan bertambah dan orang tersebut akan diangkat beberapa derajat atau dihormati”.  Dosen senior biasanya merupakan dosen tetap dengan jabatan lektor atau lektor kepala dengan golongan diatas VI A dengan gelar akademik Doktor bahkan Professor sedangkan dosen yunior biasanya asisten ahli dengan golongan III B dengan gelar Magister.  tetapi dosen yunior memiliki kelebihan yakni waktu luangnya yang agak banyak dibandingkan dengan dosen senior, hal ini tentu saja membuka peluang pada mahasiswa untuk dapat intensif dalam melakukan bimbingan dibandingkan dosen senior yang biasanya sibuk ngisi seminar, penelitian, proyek dll. 

      4.          4.  Turuti dan laksanakan apa yang diinginkan dosen pembimbing
Dosen merupakan pribadi yang memiliki keunikan masing-masing, terkadang ada dosen yang suka jika mahasiswa bimbingannya mengejar-ngejar untuk dapat sekedar tanda tangan di laporannya atau malah sebaliknya yang mudah untuk menandatangan laporan mahasiswanya.  Tetapi satu yang pasti dosen adalah orang berjasa pada mahasiswa yang dengan ikhlas mentransformasikan ilmu dan pengetahuan pada mahasiswa.  Dosen merupakan manusia intelektual yang mengerti betul seluk beluk kampus dan mahasiswanya, jadi sudah sewajarnya para mahasiswa hendaknya mengerti dan melaksanakan apa yang diperintah dosen dalam batas akademis tentunya.  Perlu diingat bahwa setiap dosen punya referensi hasil lapoaran ilmiah (skripsi, tesis, disertasi) mahasiswa bimbingannya, jadi tentunya hafal betul bagaimana merumuskan, membuat dan melaporakan hasil ilmiah mahasiswanya.  Terkadang dosen pembimbing member masukan yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa tersebut, misalnya dalam pemberian judul skripsi.

      5.         5.   Posisikan anda sebagai yang membutuhkan bimbingan dari dosen bukan sebaliknya
Hendaknya sebagai mahasiswa tidak egois dalam fase ini, karena hal ini akan berakibat fatal dengan tidak disetujuinya mahasiswa tersebut dalam sidang.  Merupakan hal yang biasa jika mahasiswa yang mengejar dosen, datang kerumah sekalian memberikan ucapan terima kasih.  Bagaimanapun dosen tetap dosen yang hendaknya dihormati.  Sesibuk apapun kegiatan mahasiwa, hendaknya dapat meluangkan waktu untuk sekedar membuat janji dengan dosen tentang laporannya.  Ingat baiknya jangan memaksa dan mengatur pada dosen untuk janjian dimana, biarkan dosen tersebut yang menentukan hari dan tempatnya.  Terlebih jika mendapat dosen pembimbing yang mengajar dimana-mana, biasanya dosen luar biasa yang mengajar dibeberapa kampus.

      6.         6.   Jaga silaturahmi dengan baik
Setelah mahasiswa tersebut dinyatakan lulus dalam sidang, hendaknya tetap menjaga silaturahmi dengan dosen yang bersangkutan.  Ingat kita dapat lulus sebenarnya ada andil dari dosen membimbing yang tugasnya membimbing, member rekomendasi untuk maju sidang dan membantu kita saat sidang yudisium berlangsung.  Seperti pepatah bijak mengatakan “tidak ada istilah bekas/mantan pada dosen atau guru yang telah mengajarkan ilmu pada kita, insyaAllah ilmu yang didapat akan berkah dan bermanfaat”.


Catatan iseng,

Dudih Gustian
Comments
0 Comments

Profilku

Salam Hangat, ini adalah blog yang bertujuan untuk sekedar share pengetahuan, pengalaman baik untuk diri sendiri maupun oranglain. Mudah-mudahan ada setitik manfaat dari tulisan didalamnya bagi anda ...Read More..

Kecerdasan Buatan mendekatkan diri pada sang Pencipta

Google+ Followers