Info : 1. Kepada para siswa/i SMKN 1 Sukabumi, diharapkan secepatnya mengirimkan tugas yang Bp tugaskan ...2. Jika para siswa/i telah mengumpulkan tugas baik berupa makalah, e-mail maupun web tetapi belum terdapat namanya di blog ini, harap secepatnya konfirmasi ke Bp ...3. Kepada mahasiswa UMMI, IMWI dan STT Nusa Putra, diharapkan mendownload bahan u'presentasi sebagai bahan UAS ...4. Tugas -tugas yang telah Bp berikan diharapkan segera dikumpulkan (Mahasiswa UMMI, STT Nusa Putra, IMWI) ...5. Nilai Ujikom KKPI tahun 2014-2015 dapat dilihat di menu download, siswa .....terima Kasih

Foto Pribadi dan Keluarga

Foto-foto pribadi dan keluargaku yang ku share ....

Wisuda S2

Alhamdulillah selesai juga ternyata Magisterku sesuai dengan target ....

Pertemanan rekan sejawat

Menjelang akhir perkuliahan .....

Kegiatan Mengajar

Kegiatan rutin mengajar di beberapa tempat, Alhamdulillah banyak pengalaman yang didapatkan ...

Kegiatan pekerjaan yang menunjang profesionalisme ...

Kegiatan pekerjaan yang sedang dan pernah dilakukan ....

Guru dan Dosen itu beda tugas utamanya ....

Meneliti Bukan Tugas Utama Guru
Memperhatikan pernyataan seorang pejabat di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, yang menyatakan bahwa guru wajib meneliti dan menulis karya ilmiah, saya merasa prihatin dan "nggreges". Pasti akan semakin banyak guru stres. Kebijakan itu harus dikoreksi, diluruskan, dan diperbaiki. Saat ini lebih adri 800.000 orang guru dan pengawas tidak dapat naik pangkat karena kewajiban itu.

PGRI sgt mendukung upaya peningkatan profesionalitas guru. Tetapi, menjadikan meneliti dan menulis karya ilmiah, yang masuk dalam publikasi ilmiah, wajib dilaksanakan oleh guru dan jika guru tidak melakukannya dia tidak bisa naik pangkat dan bahkan tunjangan profesinya terncam tdk diberikan, sungguh kebijakan yang keliru, menyengsarakan guru, dan dapat berdampak pada gagalnya pelaksanaan tugas utama guru.
Guru dan dosen memang termasuk pendidik. Tetapi, tugas utama guru itu berbeda dengan dosen. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah (UUGD Pasal 1 Ayat (1)).
Guru adalah peran (role). Peran yang dimaksud hanya nampak jika tugas utamanya dan fungsi khasnya dijalankan. Fungsi khas guru adalah mendidik dan mengajar. semakin mendekati optimal seorang guru semakin nampak peran yang diembannya. Peran sebagai guru, bukan peneliti, bukan juga ilmuwan.

Tugas Struktur Data



Tugas Mahasiswa
Mata Kuliah : Struktur Data
Dosen : Ir. Dudih Gustan, M. Kom

DALAM 1 KELAS, BUAT 12 KELOMPOK, BUAT MAKALAH
(diprint, dijilid, tuliskan nama kelompok, anggota dan kelasnya masing-masing)

  1. Kompleksitas algoritma (KELOMPOK 1)
Isinya :
Artikel Space complexity
Artikel Time complexity
Siklus Grafiknya
  1. List linier : array (KELOMPOK 2)

Jadwal Bimbingan Sarjana Mahasiswa PTI UMMI

Untitled Document javascript:;
No
Tanggal, Jam
Tempat
Materi
Keterangan/Catatan
1 26 Juni 2015, 13:00 -14:30 Kampus UMMI (Ruang C13) Penentuan jurnal terkait, Penyortiran Jurnal, Latar belakang Masalah, Metode dsb Mahasiswa harus membanwa jurnal-jurnal pendukung (Jurnal max tahun 2010 - 2015 yang tercatat ISBN).
2 01 Juli 2015, 10:00 - 12:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penyelesaian Bab I Mahasiswa harus sudah fix dalam metode, Jurnal-jurnal terkait, latar belakang masalah.
3 03 Juli 2015, 10:00 - 12:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penyelesaian Bab 2 Mahasiswa sudah beres Bab 1 yang direvisi dosen pembimbing, Pembuatan Kajian Studi Relevan (presentasi perbandingan metode yang diambil skripsi dengan metode yang ada), Penarikan Hipotesis, Pembuatan kajian studi (dapat diambil dari jurnal, buku acuan dsb).
4 11 Juli 2015, 14:00 - 16:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penyusunan Metodologi, Pembuatan quisioner serta pengolahan, penarikan sampel, penerapan data pada metode yang diangkat Mahasiswa sudah beres Bab 2 yang direvisi dosen pembimbing, Menerangkan masing-masing konsep metode yang diangkat dsb
5 14 Juli 2015, 14:00 -16:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penyelesaian Bab 3 Mahasiswa harus sudah beres point 4
6 25 Juli 2015, 14:00 - 16:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penerapan metode dalam aplikasi (mis. CD Interative dengan Flash, web dengan PHP, Aplikasi Deksop dengan Delphi/VB dsb, Pembuatan Bab 4 Mahasiswa menjelaskan detail maksud rancangannya dan mendapat arahan dari dosen pembimbing dalam pembuatan aplikasi, Perancangan aplikasi, serta pengujian aplikasi dengan SQA, Uji Variabel dengan uji T dsb
7 27 Juli 2015, 14:00 - 16:00 Kampus UMMI (Ruang C13) Penyelesaian Bab 5, Daftar pustaka, Pembuatan presentasi untuk sidang, Pembuatan Jurnal, lampiran dan pembekalan Uji Sidang Mahasiswa harus sudah beres point 6
catatan : Diperkenankan untuk bimbingan di luara jadwal yang ditentukan, konfirmasi dulu dengan Bapak ya ...

Film Inspiratif

Intisari-Online.com – Masih ada yang ingat acara televisi “Little House on the Prairie”?  Mungkin tidak mengenal acara televisi ini bagi anak-anak muda saat ini. Acara televisi yang sangat digemari oleh para keluarga di dunia, termasuk di Indonesia, saat televisi masih hitam-putih.
Acara televisi ini mengisahkan keluarga Charles Ingalls (diperankan oleh Michael Landon) dan Carolyn Ingalls (diperankan oleh Karen Grassle) yang menggambarkan kehidupan pedesaan abad ke-19 di Midwest.

Tips di fase bimbingan dengan dosen pembimbing

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mahasiswa pada saat bimbingan menuju persetujuan sidang.  Hal ini penting diperhatihan mahasiswa agar mereka dapat mendapat bimbingan yang maksimal sehingga mereka siap pada sidang nantinya. 
Berikut tips yang saya berikan, mudah-mudahan dapat membantu.

      1.          1.  Pilih dosen pembimbing sesuai dengan tema yang dipilih
Untuk kajian keilmuan dosen lebih spesifik dalam keilmuannya dari pada guru, hal ini dapat dimaklumi karena semakin tinggi level pendidikan S1,S2, S3 semakin mengkerucut pula kajian ilmunya.  Ini dapat diartikan bahwa setiap dosen memiliki kepakaran dalam bidang tertentu, misalnya saja Ilmu Komputer dengan konsentrasi data mining, softcomputing, biometric.  Dengan konsentrasi ini dosen bersangkutan memahami betul bagaimana algortima-algoritma yang terdapat dalam data mining, bagaimana menerapakannya serta dibidang- bidang apa saja menerapakan konsep tersebut.  lain halnya jika seorang dosen dengan konsentrasi biometrics, hal ini merupakan kajian keilmuan dalam memanfaatkan indra dalam manusia agar dapat diterapkan dilapangan dengan perhitungan komputasi.  Sebagai contoh sidik jari yang digunakan tim gegada untuk melacak pelaku pembom disuatu tempat dengan bantuan ahli IT biometrics tentunya.  Jadi hendaknya mahasiswa dapat dengan cermat dan bijak memilih dosen pembimbingnya bukan karena factor suka maupun tidak suka.

Kiat menyusun penelitian skripsi



Banyak sekali para mahasiswa yang masih bingung dalam menyusun laporan penelitian skripsi.  Mereka umumnya bingung harus mulai dari mana, bagaimana cara menyusunnya dan sebagainya.  Dengan tulisan ini mudah-mudahan dapat membantu mahasiswa dalam menyusun sedit demi sedikit bagaimana menyusun alur laporan  skripsi dengan baik dan benar.  Hal ini tentu saja didasari dengan pengalaman penulis dalam membimbing mahasiswa dan kajian-kajian ilmiah yang pernah ditulis dan dipublikasikan.

Perbedaan Pola pikir Sarjana, Magister dan Doktor

S1 / Sarjana.

Saat anda menempuh pelajaran di untuk meraih gelar di strata 1, anda membangun landasan (dasar-dasar) akademis dan pengenalan terhadap jurusan / bidang study anda. Karena itu di semester-semester awal anda diwajibkan mengambil General Education (untuk yang belajar di Amerika), atau ilmu-ilmu dasar (untuk yang sekolah di Indonesia). Misalnya Matematika dasar, Ilmu Alam dasar, Dasar-dasar Ilmu sosial, Filosofi dan Kewiraan (mungkin yang ini sudah tidak ada sekarang), dan sebagainya. Anda belajar untuk menjadi seorang intelektual, bagaimana berpikir dari sisi keilmuan dan akademis. Kemudian di semester-semester lanjut (Sophomore, Junior dan Senior untuk di AS, semester 3-akhir untuk di Indonesia), anda belajar mengenai jurusan anda. Mulai dari tidak tahu, menjadi tahu. Misalnya, jika jurusannya teknik elektro, tadinya saat lulus SMA tidak tahu sama sekali mengenai generator, trafo, motor, jaringan transmisi dan distribusi, sistem-sistimnya, kini menjadi tahu. Demikian juga untuk ilmu lainnya. Bedanya dengan D3, adalah D3 lebih jalur cepat, langsung ke praktisnya, banyak ilmu2 pengenalan akademis tidak diajarkan di D3, karena D3 ditujukan untuk langsung praktek. Cara berpikir sistematis lebih dimiliki lulusan S1 dibanding dengan lulusan D3.

KBM berbasis pendekatan Scientific IT sebenarnya