-->
Info : 1. Kepada para siswa/i SMKN 1 Sukabumi, diharapkan secepatnya mengirimkan tugas yang Bp tugaskan ...2. Jika para siswa/i telah mengumpulkan tugas baik berupa makalah, e-mail maupun web tetapi belum terdapat namanya di blog ini, harap secepatnya konfirmasi ke Bp ...3. Kepada mahasiswa UMMI, IMWI dan STT Nusa Putra, diharapkan mendownload bahan u'presentasi sebagai bahan UAS ...4. Tugas -tugas yang telah Bp berikan diharapkan segera dikumpulkan (Mahasiswa UMMI, STT Nusa Putra, IMWI) ...5. Nilai Ujikom KKPI tahun 2014-2015 dapat dilihat di menu download, siswa .....6. Bimbingan skripsi untuk mahasiswa Univ. Nusa Putra kleas reguler setiap hari rabu, karyawan sabtu sabtu ba'da dzuhur dan AIS hari minggu ba'da dzuhur ...terima Kasih
1 2 3 4 5

MATEMATIKA SHALAT PARDU

Saya menghitung hal ini sebagai renungan bagi kita semua betapa pentingnya shalat dan betapa meruginya bagi orang muslim yang meninggalkan shalat baik dengan sengaja mauapun tidak sengaja.  Mudah-mudahan renungan ini dapat menjadikan kita sadar dan tidak meninggalkan shalat. Amin.
Kita ambil contoh pria yang wajib shalatnya mulai baligh yaitu kira-kira 17 tahun.  Kita berpatokan usia Rasullah SAW yakni 63 tahun, maka umatnya tidak akan jauh berbeda dengan beliau.  Kita ambil contoh andaikan seorang pria dengan nama samaran x meninggal pada usia 65 tahun.
Mari kita hitung
Range usia x  = 0 – 65 tahun, maka :
Usia 0 - 5 tahun (usia balita, tidak diwajibkan shalat karena belum baligh)
6 – 17 tahun (masa kanak –kanak sampai dewasa, jika dilakukan maka pahalanya InsyaAllah kan ke orangtuanya sebagai ganjaran mempunyai anak shaleh)
18 – 65 tahun (wajib shalat)
Maka jika di hitung wajib shalat pria x : 65 -18 = 47 tahun
Oke mari kita mulai hitung !
1 hari = 24 jam, 5 x dalam 1 hari kita wajib shalat fardu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya)
Kita asumsikan rata-rata waktu tersebut dengan Dzikir, 1 x shalat misalnya Dzuhur = 5 menit
Jadi 5 menit x 5 kali dalam 1 hari = 25 menit
25 menit x 1 bulan = ( 30 hari kita ambil rata-rata ), maka 25 x 30 hari = 750 menit  (kita shalat selama 1 bulan)
750 menit x 12 bulan ( 1 tahun = 12 bulan), jadi kita dapatkan 9000 menit
1 tahun kita shalat fardu hanya 9000 menit atau jika dihitung dalam hitungan hari, maka :
9000 menit : 60 menit  = 150 jam, karena 1 jam = 60 menit
Jadi kita hitung kedalam hari, maka 150 : 24 jam = 6 hari.  Jadi selama 1 tahun kita hanya shalat 6 hari full tanpa halangan !!!. 
Lalu kita berfikir, berapa hari/bulan/tahun kah pria x tadi shalat seumur hidupnya ?
47 tahun pria x yang merupakan hasil pengurangan dari range 18 – 65 tahun.
Maka akan kita dapatkan 47 x 9000 (1 tahun pria x tadi shalat) = 423000 menit
423000 menit tadi kita jadikan jam, maka didapatkan 7050 jam, sehingga jika dijadikan dalam hari, maka didapatkan 7050 jam = 293.75 hari.
Semakin jelaslah masalahnya, maka jika kita hitung dalam hitungan bulan didapatkan :
Karena 1 bulan 3 0 hari, maka 293.75 (dibulatkan jadi 293 hari asumsinya) = 293 : 30 hari = 9,7 bulan
Jadi pria tadi dengan inisial pria x hanya shalat seumur hidupnya kira – kira 9 bulan 7 hari, bahkan tidak 1 tahun pria x tadi wajib shalatnya.
Untuk wanita, anda coba hitung sendiri disamping dengan mempertimbangkan halangan yang didapatkan seperti menstruasi yang tidak diwajibkan shalat dan sebagainya.
Bayangkan kita menghirup udara oksigen yang tiap hari kita hirup dengan gratis, cukup dibayar dengan shalat selama umur 65 tahun dengan 9 bulan 7 hari  saja !!!!!.  Sungguh hal yang tidak cukup jika kita syukuri 1 ni’mat oksigen saja yang setaip detik kita hirup.  dan bila kita tanya pada rumah sakit yang menjual oksigen 1 Kg tabung, sungguh mahal sekali, sehingga jika kita diwajibkan bayar tiap hari maka kita akan bangkrut.
Coba anda hitung, berapa hari, jam, menit kita main, nonton dan bersenang – senang menikmati hidup ?.  saya rasa lebih dari 9 bulan seumur hidup kita, bukan ?????.
Maka pantas saja Allah SWT dalam al- qur’an melalui surat Arr- Rahman berulang kali menegaskan “ ni’mat manakah yang hendak engkau dustakan”.
Malukan kita jika melihat perhitungan pria x tadi nanti menghadap Allah SWT dengan hanya mengandalkan shalat 9 bulan 7 hari selama hidupnya !!!!.  Rasullah SAW saja yang dijamin masuk surga tidak pernah meninggalkan shalat wajib !!!!.  kita umatnya ????.
Maka jelaslah bahwa dengan shalat saja tidak akan cukup untuk pria tadi masuk surga Allah SWT, hanya dengan Rahmat-Nya kita sebagai muslim dapat masuk surga.
Saya berhitung ini, jika pria tadi shalat full tanpa gangguan.  Tetapi coba anda bayangkan jika pria x tadi tidak shalat dengan sengaja misalnya atau murtad ?.  Naudzubillah.
Maka dengan artikel ini, saya mengajak pada muslim/muslimah agar senantiasa menjaga shalat kita yang memang merupakan perintah wajib yang harus kita laksanakan, suka maupun suka dan sewajarnya kita laksanakan sebagai orang Islam. 
* mohon maaf jika salah perhitungan, anda coba hitung sendiri.

Oleh : Dudih Gustian, M. Kom
Comments
0 Comments

Profilku

Salam Hangat, ini adalah blog yang bertujuan untuk sekedar share pengetahuan, pengalaman baik untuk diri sendiri maupun oranglain. Mudah-mudahan ada setitik manfaat dari tulisan didalamnya bagi anda ...Read More..

Kecerdasan Buatan mendekatkan diri pada sang Pencipta

Google+ Followers