-->
Info : 1. Kepada para siswa/i SMKN 1 Sukabumi, diharapkan secepatnya mengirimkan tugas yang Bp tugaskan ...2. Jika para siswa/i telah mengumpulkan tugas baik berupa makalah, e-mail maupun web tetapi belum terdapat namanya di blog ini, harap secepatnya konfirmasi ke Bp ...3. Kepada mahasiswa UMMI, IMWI dan STT Nusa Putra, diharapkan mendownload bahan u'presentasi sebagai bahan UAS ...4. Tugas -tugas yang telah Bp berikan diharapkan segera dikumpulkan (Mahasiswa UMMI, STT Nusa Putra, IMWI) ...5. Nilai Ujikom KKPI tahun 2014-2015 dapat dilihat di menu download, siswa .....6. Bimbingan skripsi untuk mahasiswa Univ. Nusa Putra kleas reguler setiap hari rabu, karyawan sabtu sabtu ba'da dzuhur dan AIS hari minggu ba'da dzuhur ...terima Kasih
1 2 3 4 5

Masa depan guru tik




Awal tahun 2013 pasti tidak pernah dilupakan oleh para guru tik dan calon guru tik, mengapa?.  Karena dengan diluncurkan kurikulum 2013 oleh mentri Muhammad nuh berarti perlajaran tik dihapus dari kurikulum.  Ini berarti secara tidak langsung, guru tik sudah tidak mempunyai naungan dalam kurikulum.
Bagaimana nasib para calon guru tik yang sedang kuliah di perguruan tinggi?.  Pada ulasan pertama saya mengenai quo vadis dihapuskannya pelajaran tik di kurikulum, menegaskan secara analisis alasan-alasan yang kemungkinan yang ada dalam “benak” pak menteri.  Tetapi saat ini saya hanya akan membahas prediksi calon guru tik yang masih di perguruan tinggi. 
Analisis ini saya buat dikarenakan sedih mendengar kabar bahwa beberapa mahasiswa mengundurkan diri dan beralih ke prodi yang lain, yang memang secara gambaran lebih “aman”.  Sekedar informasi bahwa dengan pergantian presiden SBY ke Jokowi, berarti berganti pula pucuk pimpinan di orang nomor satu di kemendikbud.  Selamat tinggal Prof. Muhammad nuh dan selamat datang Prof. Anies Baswedan, kami semua para guru dan calon guru tik mengharapkan perubahan dan kembalikan tik dalam kurikulum.  Sebenarnya pak nuh sudah mengeluarkan yang menurut saya masih terbilang setengah hati untuk menyelematkan guru tik dengan undang –undang BP TIK tahun 2014.  Tetapi hal itu masih membuat bingung para guru tik, betapa tidak karena tidak semua sekolah khususnya kepala sekolah “rela” mengeluarkan anggaran untuk mengaji guru BP TIK tersebut, hasilnya banyak pula sekolah-sekolah yang tidak menerapakan aturan tersebut. 
Dalam undang-undang tersebut jelas sekali bahwa guru BP TIK harus berijazah S1 Komputer (gelar S.Kom/ST), mohon maaf bagi guru lain yang tidak mempunyai gelar tersebut tidka seharunya memaksakan untuk mengajar IT. 
Jadi ini berarti lahan pekerjaan untuk calon guru tik masih terbuka lebar.  Kita hitung saja satu guru BP TIK mempuyai tanggungjawab membimbing 150 siswa, TU dan teman sejawat, artinya bukan menghitung jam pelajaran pada umumnya.  Bayangkan jika jumlah siswa dalam satu sekolah berjumlah 450 siswa, maka dapat dipastikan membutuhkan guru BP TIK sebanyak 450/150 = 3 guru BP TIK ditambah tugas lainnya yang telah saya sebutkan.
Kabar sedikit gembira bahwa pak mentri telah menginstruksikan agar sekolah bukan proyek K’13 kembali ke KTSP, dan itu berati TIK masuk kembali ke kurikulum.  Meskipun tetap dihati semua guru IT, menginginkan agar masuk dalam kurikulum secara tertulis.  Hal ini pula menjadi angin segar bagi para calon guru TIK yang masih dalam kawah penggodogan kampus untuk senantiasa optimis akan masa depan nantinya, jangan sampai para calon guru TIK mempunyai anggapan bahwa perjuangan mereka selama sekolah di perguruan tinggi tidak berarti atau percuma.
Dengan diberlakukan kemblai KTSP mengindikasikan keseriusan pak menteri akan masa depan guru TIK yang belakangan ini belum jelas.  Kita bisa membayangkan di Indonesia ini hanya ada tiga kampus yang menjadi pelopor prodi pendidikan komputer yakni UPI, UNY dan UNJ.  Berarti jika benar-benar dihapuskan, maka prodi yang notabene “bungsu” ini akan tidak mempunyai naungan dari orangtuanya.
Jadi jangan khawatir saudara-saudaraku sesame guru TIK se- Indonesia, prospek kita sangat cerah bahkan pekerjaan IT itu termasuk 10 besar pekerjaan pavorit di abad 20 ini, selain dokter, anggota dewan, bankir, konsultan dll.  Jadi mengapa harus risau?, toh kita masih bisa eksis dengan karya-karya yang kita hasilkan dan bermanfaat bagi orang lain.  Orang IT itu semacam “bunglon” yang bisa masuk kesemua bidang dan bahkan hampir dipastikan pasti menggunakan IT dalam membantu pekerjaannya. 
Ayo bangkit kawan, jangan menyerah akan keadaan karena yakinlah bahwa peraturan manusia itu pasti berubah bukan seperti hukum Allah SWT yang berlaku dan tetap untuk semua hamba-Nya.

Catatan iseng

Dudih Gustian
Comments
0 Comments

Profilku

Salam Hangat, ini adalah blog yang bertujuan untuk sekedar share pengetahuan, pengalaman baik untuk diri sendiri maupun oranglain. Mudah-mudahan ada setitik manfaat dari tulisan didalamnya bagi anda ...Read More..

Kecerdasan Buatan mendekatkan diri pada sang Pencipta

Google+ Followers